Berikut Puisi-Puisi tentang alam yang kebetulan
ditemukan Blog aimprintings.blogspot.com dibeberapa Blog-blog yang saya kunjungi kunjungi.
Maaf ni yang telah berkarya untuk membuat puisi di bawah ini, aimprintings tak
bisa mencantumkan penciptanya, karena waktu aimprintings menemukan ini, saya
tidak menemukan penciptanya. Tapi saya tetap apresiasi terhadap karya-karya
anda. Terima kasih.
PERMAINYA
DESAKU
Sawah mulai menguning
mentari menyambut datangnya pagi
ayam berkokok bersahutan
petani bersiap hendak ke sawah.
Padi yang hijau
siap untuk dipanen
petani bersuka ria
beramai – ramai memotong padi
Gemercik air sungai
begitu beningnya
bagaikan zamrud khatulistiwa
itulah alam desaku yang permai
PUISI GUNUNG
Di selat sunda perahu berlintas lalu lalang
Membawakan penumpang
Menyibakkan pesona gunung Krakatau
Fenomena alam Krakatau
Berpenampilan gagah
Membahana di lautan luas
Mengepulkan asap membabibutakan
Musuh musuh yang berkeliaran
LAUT
Laut
Telaga maha luas
Dengan berjuta nama
Menyatu dalam dirinya
Laut
Mengikat pulau
Mengintari benua
Laut
Perkasa dengan gelombangnya
Berkenalan dengan arusnya
Bergema dengan deburnya
Tentram di dasar palungya
Laut
Ramah ditepinya
Laut
Pencitan maha penerima
Pecinta maha penerima
Sungai membuang sampah pemberi
Angin menggayung air perutnya
Laut
Nelayan jadi asuhannya
Nahkoda jadi kawanya
Penyelam jadi sahabatnya
Mutiara jadi persembahanya
Laut
Ikan jadi upetinya
Laut Adalah air minum
Jalan raya dan jembatan
Laut
Adalah kebun sawah dan ladang
Laut
Adalah hutan dan belantara
Ilmu pengetahuan
Laut yang asli
Adalah laut berbuaih putih
Jangan bikin laut hitam
Jangan bikin laut merah
Jangan bikin laut marah
Jangan bikin mati
Laut yang menghempaskan
Laut yang mendesah
Laut yang menggerung
Jangan dicemari. . .. .
Cinta kasih !
PUISI PANTAI
Hamparan pasirmu indah mempesona
Tak letih mata memandang dari ujung pengharapan
Adakah engkau tahu wahai pantai ...
Engkau mempesona diriku......
Mentari pagi terbit dan tenggelam disisimu oh... pantai
Hembusan angin menerbangkan pasir putihmu
Tahukah engkau galaunya hatiku........
Mengingat Kekasih hatiku.
Pantai oh pantai biarpun engkau di cintai
Tapi engkau tetap angkuh dan tak peduli.....
Kalau engkau marah semua menderita
Tapi engkau seolah tidak tahu engkau tetap tenang
Bagai air yang tenang tapi menghayutkan.
Ombakmu adalah lidahmu
Yang kadang mendatangkan bencana
Walaupun begitu engkau tetap dipuja dan disanjung
Oh pantai sampaikan salam ku lewat angin ...
sampaikan kesahku lewat deburanmu....
Kirimkan dukaku lewat lagumu.....
Pantai, engkau tetap sebuah pantai
Yang tak mengerti hatiku.........
Sawah mulai menguning
mentari menyambut datangnya pagi
ayam berkokok bersahutan
petani bersiap hendak ke sawah.
Padi yang hijau
siap untuk dipanen
petani bersuka ria
beramai – ramai memotong padi
Gemercik air sungai
begitu beningnya
bagaikan zamrud khatulistiwa
itulah alam desaku yang permai
PUISI GUNUNG
Di selat sunda perahu berlintas lalu lalang
Membawakan penumpang
Menyibakkan pesona gunung Krakatau
Fenomena alam Krakatau
Berpenampilan gagah
Membahana di lautan luas
Mengepulkan asap membabibutakan
Musuh musuh yang berkeliaran
LAUT
Laut
Telaga maha luas
Dengan berjuta nama
Menyatu dalam dirinya
Laut
Mengikat pulau
Mengintari benua
Laut
Perkasa dengan gelombangnya
Berkenalan dengan arusnya
Bergema dengan deburnya
Tentram di dasar palungya
Laut
Ramah ditepinya
Laut
Pencitan maha penerima
Pecinta maha penerima
Sungai membuang sampah pemberi
Angin menggayung air perutnya
Laut
Nelayan jadi asuhannya
Nahkoda jadi kawanya
Penyelam jadi sahabatnya
Mutiara jadi persembahanya
Laut
Ikan jadi upetinya
Laut Adalah air minum
Jalan raya dan jembatan
Laut
Adalah kebun sawah dan ladang
Laut
Adalah hutan dan belantara
Ilmu pengetahuan
Laut yang asli
Adalah laut berbuaih putih
Jangan bikin laut hitam
Jangan bikin laut merah
Jangan bikin laut marah
Jangan bikin mati
Laut yang menghempaskan
Laut yang mendesah
Laut yang menggerung
Jangan dicemari. . .. .
Cinta kasih !
PUISI PANTAI
Hamparan pasirmu indah mempesona
Tak letih mata memandang dari ujung pengharapan
Adakah engkau tahu wahai pantai ...
Engkau mempesona diriku......
Mentari pagi terbit dan tenggelam disisimu oh... pantai
Hembusan angin menerbangkan pasir putihmu
Tahukah engkau galaunya hatiku........
Mengingat Kekasih hatiku.
Pantai oh pantai biarpun engkau di cintai
Tapi engkau tetap angkuh dan tak peduli.....
Kalau engkau marah semua menderita
Tapi engkau seolah tidak tahu engkau tetap tenang
Bagai air yang tenang tapi menghayutkan.
Ombakmu adalah lidahmu
Yang kadang mendatangkan bencana
Walaupun begitu engkau tetap dipuja dan disanjung
Oh pantai sampaikan salam ku lewat angin ...
sampaikan kesahku lewat deburanmu....
Kirimkan dukaku lewat lagumu.....
Pantai, engkau tetap sebuah pantai
Yang tak mengerti hatiku.........
(Ada
beberapa puisi yang tidak mencantumkan penciptanya)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar